Breaking News

Gempa Bumi Guncang Sumenep, BMKG Sebut Tidak Ada Karusakan Apapun

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

(Ilustrasi Gempa Bumi)

PRAGAANSTATION.COM,
SUMENEP
– Gempa bumi dengan skala 5.2 terjadi di Kabupaten Sumenep,
Kamis ( 22/02/2022) sekitar pukul 05.46. WIB.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usman Khalid Kepala BMKG Trunojoyo Sumenep mengatakan, gempa
bumi terjadi di Pantai Utara Kota Sumenep, dengan hasil analisis BMKG
menunjukkan gempa bumi dengan magnitudo 5,2 dan episenter terletak pada
koordinat 6,54° LS ; 113,95° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43
Km arah Timur Laut Kota Sumenep.

 

“Gempa ini terjadi pada kedalaman 634 km, dan alhamdulillah
tidak berpotensi tsunami,” tegasnya, Kamis (22/02/2024) pagi

 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman
hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam (Deep
Focus) akibat adanya aktivitas slab pull (tarikan  Lempeng Australia ke bawah) pengaruh gaya
gravitasi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi
memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ).

 

“Sejauh ini , berdasarkan info dari teman- teman di wilayah
utara Sumenep seperti di Dasuk, Ambunten dan Pasongsongan tidak merasakan
getaran maupun dampak gempa,” ujarnya.

 

Usman menambahkan, berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap),
gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Sumenep dengan skala intensitas
III – IV MMI.

 

“Hingga pukul 06.02 WIB, hasil monitoring BMKG belum
menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

 

Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan
tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

 

Untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan
oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan
gempa, ataupun  tidak ada kerusakan
akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali
ke dalam rumah.

 

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang
disebarkan melalui kanal komunikasi resmi BMKG,” tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Merajut Sejarah Menatap Masa Depan, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional
Hari Santri Nasional Jadi Pengingat Semangat Juang di Annajah 1 Karduluk
Meriahkan Hut Ke-80 RI, Warga Bandungan Atas Suka Cita Gelar Festival Layang-Layang
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Sepekan ke Depan, Warga Diminta Waspada
Usai Lebaran, Pegawai Kecamatan Pragaan Galakkan Kembali Kebersihan Kantor
Tradisi Unik Masyarakat Karduluk Sumenep Rayakan Lebaran Idul Fitri
Nyai Najmah Hidayati Puji Kolaborasi TNI Polri dan Banser Tertibkan Pengamanan Ramadhan dan Lebaran
Inovasi Polres Sumenep Tekan Curanmor, Dengan Memberikan Bendera Hitam (Tengkorak).
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 04:02 WIB

Merajut Sejarah Menatap Masa Depan, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:43 WIB

Hari Santri Nasional Jadi Pengingat Semangat Juang di Annajah 1 Karduluk

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:59 WIB

Meriahkan Hut Ke-80 RI, Warga Bandungan Atas Suka Cita Gelar Festival Layang-Layang

Kamis, 6 Februari 2025 - 16:39 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Sepekan ke Depan, Warga Diminta Waspada

Kamis, 18 April 2024 - 23:16 WIB

Usai Lebaran, Pegawai Kecamatan Pragaan Galakkan Kembali Kebersihan Kantor

Jumat, 12 April 2024 - 23:54 WIB

Tradisi Unik Masyarakat Karduluk Sumenep Rayakan Lebaran Idul Fitri

Senin, 8 April 2024 - 10:45 WIB

Nyai Najmah Hidayati Puji Kolaborasi TNI Polri dan Banser Tertibkan Pengamanan Ramadhan dan Lebaran

Senin, 1 April 2024 - 14:26 WIB

Inovasi Polres Sumenep Tekan Curanmor, Dengan Memberikan Bendera Hitam (Tengkorak).

Berita Terbaru